Kelompok Studi Ilmiah

Kelompok Studi Ilmiah adalah unit kegiatan mahasiswa di Fakultas Pertanian UNS yang bergerak di bidang keilmiahan.

Diskusi Ilmiah KSI 2017

Kegiatan ini merupakan program kerja Bidang PIKMA ini bertujuan untuk memberikan pandangan, mengarahkan dan memotivasi sehingga mahasiswa dapat merencanakan tujuan kuliah khususnya bagi mahasiswa baru Fakultas Pertanian. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, diskusi ilmiah ini mengusung tema “Rencanakan Tujuan Kuliahmu yang Sebenarnya Mulai dari Sekarang”

Sosialisasi PIM UNS dan PKM 2017

Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) oleh bidang III Fakultas Pertanian UNS berkerjasama dengan KSI (Kelompok Studi Ilmiah) FP UNS bertempat di Aula Gedung B FP UNS. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk mengenalkan PKM khususnya bagi mahasiswa baru dan memberikan tips-tips dalam penulisan program kretivias mahasiswa yang baik dan benar sehingga diharapkan dapat lolos seleksi.

Pelantikan Pengurus KSI FP UNS 2017

KSI (Kelompok Studi Ilmiah) adalah salah satu organisasi kemahasiswaan yang memiliki anggota-anggota sebagai pengurus yang siap melanjutkan perjuangan serta berkemauan tinggi dalam berkontribusi bagi almamater, bangsa dan negara. Pelantikan kepengurusan KSI FP UNS 2017 periode tahun 2017-2018 dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2017 dan bertempat di aula FP UNS yang tepatnya di gedung B lantai 2.

FAST 2017 (Festival Of Agri-Science and Technology)

National Essay Competition merupakan salah satu rangkaian acara FAST 2017 (Festival Of Agri-Science and Technology) yang diselenggarakan oleh KSI (Kelompok Studi Ilmiah) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang ditujukan untuk semua mahasiswa, baik yang di Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di seluruh Indonesia.

Friday, December 24, 2010

Dunia Peternakan Menjanjikan Dunia Bisnis


Usaha dan pengembangan peternakan saat ini menunjukkan prospek yang sangat cerah dan mempunyai peranan yang yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi pertanian. Sebagian besar masyarakat dunia mengakui bahwa produk-produk peternakan memegang peranan penting di masa yang akan datang. Ada enam faktor yang mendukung dunia peternakan selalu berkelanjutan dan menjajikan peluang bisnis, sebagai berikut :
  1. Kebutuhan pangan meningkat sejalan dengan kecepatan pertumbuhan populasi manusia
  2. Produk pangan sal ternak mempunyai nilai gizi yang berkualitas.
  3. Ternak mempunyai kemampuan untuk mengubah bahan pangan menjadi produk pangan untuk manusia.
  4. Dalam siklus kehidupan, ternak berperan bagi kesuburan dan konservasi tanah serta konversi air.
  5. Ternak merupakan sumber protein dan energi.
  6. Dunia peternakan merupakan sumber pendapatan dan dan lapangan kerja.

Mengapa benih kacang – kacangan sulit berkecambah???

Temen – temen pada tahu gk kenapa kadang – kadang benih tanaman legum sulit buat berkecambah padahal kondisi sudah memungkinkan untuk melakukan perkecambahan?????
Gini ne ceritanya.........................................................
Biji yang termasuk dalam anggota famili leguminoseae atau yang sekarang disebut dengan fabaceae memiliki kulit biji yang keras yang menghalangi penyerapan oksigen atau air. Kulit biji yang keras merupakan mekanisme dormansi utama pada biji leguminoseae. Kedap air pada biji leguminoseae merupakan akibat dari dua faktor. Pertama, kulit biji yang memiliki lapisan skleroid sel-sel malpighi yang padat dan kompak dengan sudut tegak lurus terhadap permukaan kulit biji (testa) ditambah dengan fenolik, atau senyawa penolak air lainnya, yang umum terdapat pada biji leguminoseae. Kedua, tertutupnya lubang alami dalam kulit biji, termasuk mikropil, ari-ari biji, dan pleurogram (suatu cekungan di bawah mikropil dan ari-ari biji). Struktur-struktur ini tertutup apabila tingkat kelembapan di dalam biji lebih rendah daripada tingkat kelembapan di dalam biji yang memungkinkan uap air keluar tetapi tidak dapat masuk.

Sunday, December 19, 2010

Hasil Penelitian Harus Berdampak Positif Terhadap Petani

Ketika berbicara tentang pangan, langsung terlintas dalam benak kita adalah beras, walaupun ada pengganti lain seperti jagung, singkong, ubi, sagu, ataupun sukun. Hal inilah yang dibahas bersama antara Kementerian Riset dan Teknologi (KRT) dengan Badan Litbang Pertanian dalam acara "Apa Kabar Indonesia Pagi", dengan kemasan “Mengejar Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani”. Acara ini disiarkan secara langsung oleh TV One pada 9 Desember 2010 jam 10.00.