Kelompok Studi Ilmiah

Kelompok Studi Ilmiah adalah unit kegiatan mahasiswa di Fakultas Pertanian UNS yang bergerak di bidang keilmiahan.

Diskusi Ilmiah KSI 2016

Kegiatan ini merupakan program kerja Bidang PIKMA ini bertujuan untuk memberikan pandangan, mengarahkan dan memotivasi sehingga mahasiswa dapat merencanakan tujuan kuliah khususnya bagi mahasiswa baru Fakultas Pertanian. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, diskusi ilmiah ini mengusung tema “Rencanakan Tujuan Kuliahmu yang Sebenarnya Mulai dari Sekarang”

Sosialisasi PKM FP UNS 2016

Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) oleh bidang III Fakultas Pertanian UNS berkerjasama dengan KSI (Kelompok Studi Ilmiah) FP UNS bertempat di Aula Gedung B FP UNS. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk mengenalkan PKM khususnya bagi mahasiswa baru dan memberikan tips-tips dalam penulisan program kretivias mahasiswa yang baik dan benar sehingga diharapkan dapat lolos seleksi.

Pelantikan Pengurus KSI FP UNS 2016

KSI (Kelompok Studi Ilmiah) adalah salah satu organisasi kemahasiswaan yang memiliki anggota-anggota sebagai pengurus yang siap melanjutkan perjuangan serta berkemauan tinggi dalam berkontribusi bagi almamater, bangsa dan negara. Pelantikan kepengurusan KSI FP UNS 2016 periode tahun 2016-2017 dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2016 dan bertempat di aula FP UNS yang tepatnya di gedung B lantai 2.

FAST 2016 (Festival Of Agri-Science and Technology)

National Essay Competition merupakan salah satu rangkaian acara FAST 2017 (Festival Of Agri-Science and Technology) yang diselenggarakan oleh KSI (Kelompok Studi Ilmiah) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang ditujukan untuk semua mahasiswa, baik yang di Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di seluruh Indonesia.

Tuesday, July 31, 2012

Peluang Usaha Biodiesel Super Dari Pohon Kelapa

Keterbatasan minyak bumi membuat manusia semakin kreatif mengembangkan sumber energi alternatif, seperti yang dilakukan para mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Universitas Trisakti yang mengembangkan berbagai energi dari nabati.

Berbagai bentuk energi alternatif nabati itu bisa dilihat di booth Fakultas Teknik Mesin Universitas Trisakti dalam ajang Indonesia International Motor Show di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

Salah satu energi alternatif yang dikembangkan mereka adalah biodiesel super atau "water coco fuel", yaitu bahan bakar yang berasal dari buah kelapa sebagai pengganti bahan bakar solar.


Istilah water untuk menunjukkan bahwa bahan bakar ini dihasilkan dari minyak nabati melalui suatu proses, serta adanya tambahan air. Selain menjadi bahan bakar alternatif, bahan bakar ini juga ramah lingkungan.

Monday, July 30, 2012

Zekr – Quran Study Software

Dalam bulan Ramadhan yang suci ini saya ingin share aplikasi menarik yaitu Zekr. Apa itu Zekr?. Zekr adalah aplikasi untuk mempelajari dan memahami Al Quran. Aplikasi ini merupakan aplikasi open source, anda dapat menggunakan dan mengubah aplikasi ini tanpa mengeluarkan biaya. Selain itu aplikasi ini juga merupakan aplikasi multi-platform, anda bisa menjalankan aplikasi ini pada komputer yang berjalan pada sistem oprasi Windows, Mac, ataupun Linux. Buat temen temen yang ingin membaca atau mempelajari Al Quran via Software silahkan mendownload disini :


Langsung saja download disini :
http://sourceforge.net/projects/zekr/files/Zekr/zekr-1.1.0/zekr-1.1.0-setup.exe/download

Atau Web Resmi nya Zekr :
http://zekr.org/quran/en/quran-for-windows

Tanaman Pengusir Nyamuk

Nyamuk memang merupakan salah satu serangga yang menyebalkan. Akibat gigitan nyamuk, kulit kita akan menjadi bentol dan gatal. Belum lagi adanya nyamuk yang membawa penyakit yang berbahaya. Penyakit yang umumnya dikenal akibat gigitan nyamuk adalah penyakit demam berdarah dan malaria. Untuk mengusir nyamuk, cara yang dapat dilakukan adalah menyemprot dengan obat nyamuk atau dengan menggunakan obat nyamuk bakar dan elektrik. Tetapi, cara ini cenderung tidak aman karena kandungan bahan kimia yang ada di dalamnya.
Sebagai cara yang alami, kita dapat menggunakan tanaman-tanaman berikut agar nyamuk tidak lagi singgah ke rumah kita. Tanaman apakah itu?

Zodia

Tanaman ini memiliki daun pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Merupakan tanaman yang berasal dari Papua. Zat evodiamine dan rutaecarpine yang terkandung tanaman ini tidak disukai nyamuk. Aroma wangi akan tercium saat tertiup angin. Wangi tersebut tidak disukai nyamuk.


Lavender
Bunga tanaman ini berwarna ungu. Bunganya yang harum menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Bunga lavender ini sudah dikenal dan umum dipakai dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk. Bila ingin menggunakan bunga ini agar kulit kita tidak digigit nyamuk adalah dengan menggosok-gosokan bunganya pada kulit kita.

Geranium
Bunganya memiliki banyak variasi warna dengan kelopak bunga bertumpuk. Geranium mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkan tanaman ini adalah dengan ditempatkan di tempat yang terkena tiupan angin, karena aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan.

Serai

Serai telah dikenal sebagai salah satu bahan yang sering digunakan sebagai bumbu masak, tetapi ada manfaat lain yang tidak kalah penting yaitu sebagai tanaman pengusir nyamuk. Tanaman yang termasuk bangsa rumput-rumputan ini tidak disukai nyamuk karena adanya zat geraniol dan sitronelal. Ekstrak serai juga telah dimanfaatkan dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk dengan aromanya yang khas.

Rosemary

Daunnya berbentuk jarum dan memiliki bunga ungu kecil. Dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk dengan menggosok-gosokan daunnya ke kulit kita.Aroma yang dihasilkan mirip seperti aroma minyak kayu putih. Aroma ini dapat mengacaukan penciuman dan nyamuk.

Sumber: http://kumpulan.info/

Bisnis Menggiurkan Harumnya Bunga Kenanga

Minyak atsiri dari bahan tanaman sejak lama telah menjadi salah satu komoditas andalan Indonesia. Minyak atsiri dari kenanga salah satunya. Bunga tanaman ini kaya akan kandungan minyak yang dibutuhkan industri parfum, kosmetik, dan sabun.

Sejauh ini, ada dua spesies kenanga yang biasa dibudidayakan di Indonesia, yaitu Canangium odoratum forma macrophylla (kenanga) dan Canangium odoratum forma genuina (kenanga ylang-ylang). Tinggi tanaman kenanga biasa mencapai dua metersampai tiga meter (MG). Sedangkan tinggi ylang-ylang 6 m-15 m.

Menurut Boeing Angkasa, akrab disapa Boy, pemilik CV Cablinplantation, peluang di usaha ini masih terbuka meski pembudidaya kenanga sudah banyak. Sebab, pasokan masih jauh lebih kecil dari kebutuhan.

Boy sendiri baru memasarkan produknya ke Amerika Serikat (AS) dan Prancis. Sementara di pasar lokal, pembudidaya kenanga di Madiun ini baru melayani pasar Jakarta, Medan, Jawa Tengah, dan Bali.

Yang menarik, kata Boy, margin laba dari usaha ini bisa mencapai 60%. Sebab, perawatan tanaman kenanga relatif mudah dan tidak membutuhkan modal besar. Sementara harga jualnya bagus. Maka itu, dalam sebulan, ia membukukan penjualan Rp 288 juta. 

Boy telah membudidayakan kenanga sejak 11 tahun silam. Pria berusia 29 tahun ini menanam kenanga itu di lahan seluas 20 hektare milik Perhutani. Total pohon kenanga yang ia tanam saat ini mencapai 100.000 pohon. Sekitar 45.000 di antaranya jenis kenanga ylang-ylang.

Boy memperoleh bibit awal dari rekannya di Thailand. Lalu, ia merperbanyak dengan cara stek. Namun, stek ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Stek ia lakukan pada cabang pohon indukan yang batangnya cukup besar dan sudah berusia satu tahun.

Setelah keluar akar, stek itu tinggal dipindahkan ke lahan. Agar bisa tumbuh dengan baik, stek ditanam di lubang ukuran 20 sentimeter (cm) x 20 cm x 20 cm.

Menurut Boy, pemeliharaan tanaman ini tidak sulit. Kenanga tidak perlu pupuk khusus, daun-daun yang membusuk sudah cukup. Sementara, pengairan cukup mengandalkan air hujan. Tanaman ini juga kebal hama. Jika ada hama ulat cukup disemprot dengan cairan racikan daun delayan.

Tanaman kenanga mulai berbunga setelah empat bulan. Adapun masa produktifnya sampai 10 tahun dan bisa dipanen setiap hari.

Boy bisa menghasilkan empat ton bunga segar setiap hari atau 120 ton per bulan. Setiap lima kilogram bunga segar akan menjadi satu kilogram jika dikeringkan. Harga jual bunga segar Rp 5.000 per kilogram (kg), sementara harga bunga kering Rp 12.000 per kg. Indonesia sejak era tahun 60-an dikenal sebagai negara penghasil minyak atsiri terbesar di dunia terutama minyak atsiri nilam dan hingga sekarang minyak atsiri nilam dari Indonesia masih sangat dikenal di pasar dunia.

Produk ini mempunyai orientasi export. Minyak atsiri nilam digunakan di industri parfum sebagai zat pengikat aroma dan perannya belum mampu digantikan oleh zat sintetis, sehingga kebutuhan minyak atsiri nilam di dunia besar sekali. Selain digunakan di industri parfum minyak atsiri nilam juga digunakan di industri kosmetik dan farmasi.
Selain nilam, komoditas yang bisa diambil minyak atsirinya antara lain : daun cengkeh, bunga melati, serei dll, minyak atsiri dari komoditas ini digunakan untuk bahan di industri farmasi dan di manfaatkan untuk aroma terapi.

Untuk proses pengolahan ada beberapa macam antara lain : Destilasi, Refine atau CO2 extract
- Produk yang dihasilkan dalam bentuk Minyak Atsiri.
- Bahan Baku : daun nilam, daun cengkeh, serei, melati dll.
- Kapasitas Bahan Baku : Menyesuailan sesuai permintaan.

Spesifikasi (Kapasitas kecil) :

1. Jenis : Sistem Kukus
Dimesi Mesin : (DxT) 76.5 x 175 cm
Bahan Utama : Stainlees Steel 2 mm, 304 (Las Argon, halus)
Bahan Rangka : Pipa besi
Kapasitas : 50-80 kg/batch (6jam)
Pemanas : LPG/Minyak tanah/Kayu Bakar/batubara
Kelengkapan : Pemisah minyak, pendingin
Garansi : 6 bulan
Berat alat : Sekitar <1 ton 2. Jenis : Sistem Boiler Dimesi Mesin : (DxT) 76.5 x 175 cm Bahan Utama : Stainlees Steel 2 mm, 304 (Las Argon, halus) Bahan Rangka : Pipa besi Kapasitas : 50-80 kg/batch (6jam) Pemanas : pembangkit steam (boiler) Kelengkapan : Pemisah minyak, pendingin, isolator Garansi : 6 bulan Berat alat : Sekitar 1 ton Tangki : sistem molen Sementara itu, minyak atsiri kenanga asal Desa Bendan, Banyudono, Kabupaten Boyolali, hingga sekarang produksinya menembus pasar Singapura, Prancis, Belanda, dan Amerika Serikat. 

Salah seorang pengrajin atsiri asal Desa Bendan, Mugimin H.T. di Boyolali, Jumat, mengatakan, minyak kenanga asal Bendan ini dijadikan bahan bibit minyak wangi. Sebelum diekspor, bibit itu diolah PT Jasula Wangi, Jakarta dan PT Simpati Raya, Semarang. Kerajinan minyak atsiri di Boyolali, kata dia, berdiri dan berproduksi sejak 1978 hingga sekarang. "Pada waktu itu dibina oleh pemerintah pusat dan provinsi," katanya. 

Semula, lanjut dia, kapasitas produksinya per tahun mencapai lima ton minyak, tetapi sekarang ini hanya sekitar dua ton per tahun. Ia mengakui, menurunnya produksi minyak kenanga ini disebabkan kurang tersedianya bahan baku bunga kenanga. Bahan baku ini harus mendatangkan dari Yogyakarta, Kabupaten Semarang, dan sejumlah daerah di Jawa Timur. "Relatif mahalnya bahan bakar kayu untuk proses penyulingan, banyak pengrajin di daerah ini yang tidak meneruskan usahanya," katanya. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di sentra kerajinan penyulingan minyak atsiri kenanga Desa Bendan, "Sido Mulyo" adalah satu-satunya pengrajin minyak atsiri kenanga yang hingga sekarang masih bertahan. Mugimin lebih lanjut menjelaskan, setiap satu ton bunga kenanga bisa menghasilkan 15 kg minyak atsiri, dengan jangka waktu penyulingan tiga hari tiga malam. Harga minyak kenanga di pasaran, kata dia, berkisar antara Rp 210 ribu-Rp 215 ribu per kilogramnya, dan setiap tahunnya menghasilkan sekitar Rp 400 juta. 

Ia berharap, pengembangan tanaman kenanga digalakan kembali untuk meningkatkan produksi bunga kenanga, sehingga memudahkan pengrajin mencari bahan baku yang selama ini relatif cukup sulit, dan harganya relatif cukup mahal berkisar Rp2.000,00 s.d Rp2.200,00/kg. Medurut dia, apabila tersedia bahan baku bunga kenanga dan mudah mencarinya, maka akan merangsang pengrajin atsiri - yang sempat terhenti - untuk membuka usahanya kembali. Kerajinan minyak atsiri ini, kata dia, lebih baik dikembangkan dan dibina di desa tertinggal, karena masyarakatnya lebih ulet. "Apalagi didukung oleh kondisi lingkungan daerahnya, serta bahan bakar kayu yang harganya relatif murah," katanya.

Tempe Daun Singkong (Tak ada Kedelai Daun Singkongpun Jadi)

Daun singkong bahan baku tempe? Betul, bahkan citarasanya amboi lezatnya. Tempe daun singkong berkualitas baik bertekstur lembut dengan aroma khas dan bagian dalam berwarna hijau gelap. Keruan saja kita dapat mengolahnya menjadi beragam penganan dengan menggoreng, menumis, atau menggulai. Bukan hanya lezat, tempe daun singkong juga kaya gizi.

Hasil pengujian di Balai Riset dan Standarisasi Padang, Provinsi Sumatera Barat dan Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Andalas menunjukkan kandungan protein total tempe daun singkong 20 - 30%. Bandingkan dengan protein susu yang mencapai 25% atau kedelai 35-43%. Selain itu menurut Badan Pangan dan Pertanian (FAO) daun singkong kaya vitamin A dan vitamin C.

Tak sengaja

Daun singkong mengandung 11.000 IU vitamin A dan 275 mg vitamin C dalam 100 gram. Buah yang identik dengan vitamin C, yakni jeruk hanya mengandung 50 mg, sedangkan 1 gelas jus apel memiliki 20 IU vitamin A. Kedua kandungan nutrisi itu berfaedah bagi kesehatan mata dan kekebalan tubuh, terutama pada anak-anak. Artinya tempe daun singkong menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan kedua vitamin esensial itu.

Sebagian masyarakat Padang, Sumatera Barat, juga menerima kehadiran tempe pendatang baru itu. Harap mafhum, citarasanya memang lezat. Padahal, ketika pertama kali tempe daun singkong hadir, banyak yang menolak untuk mencicipinya. Boleh jadi karena penampilan tempe daun singkong yang kehijauan itu berbeda jauh dengan tempe yang mereka kenal. Namun, lama-kelamaan mereka justru menggemari penganan unik itu.

Tempe daun singkong memang bukan satu-satunya tempe nonkedelai. Di tanahair banyak terdapat tempe berbahan dasar nonkedelai - meski termasuk kelompok legum seperti tempe koro benguk (bahan biji karabenguk Mucuna pruriens), tempe gude Cajanus cajan, dan tempe koropedang Canavalia ensiformis. Selain itu terdapat pula tempe berbahan baku nonlegum seperti tempe mungur berbahan baku biji mungur Enterolobium saman, tempe bongkrek (bungkil kapuk Ceiba pentandra), dan tempe karet (biji karet Hevea brasiliensis).

Alasannya jika cendawan Monelia sp mampu tumbuh di daun singkong, ragi tempe Rhizopus oligosporus mungkin dapat juga berkembang di media serupa. Mula-mula daun singkong muda - seperti untuk sayuran - direbus agar lunak, kering angin, dan segera ditaburi ragi tempe saat dingin, dan dibungkus. Prosesnya sama persis dengan membuat tempe dari kedelai Glycine max. Namun, tiga hari kemudian ragi gagal tumbuh dan berkembang karena kadar air yang tidak pas.

Rahasia rutin

Setelah beberapa kali gagal, akhirnya pada 2006 tempe daun singkong pertama pun berhasil dibuat. Proses fermentasi berlangsung 2 - 3 hari, sama dengan pembuatan tempe berbahan baku kedelai. Tempe daun singkong jelas menarik karena menggunakan bahan baku yang bergizi, murah, dan mudah ditemui.

Karena bergizi, tempe daun singkong berfaedah sebagai bahan pangan untuk peningkatan gizi masyarakat. itu karena tempe mengandung protein tinggi dan mudah dicerna. Selain itu bahan baku melimpah, berbeda dengan kedelai yang selama ini mesti kita impor. Potensi daun singkong di Indonesia cukup besar karena penghasil singkong nomor tiga di planet Bumi setelah Nigeria dan Brasil.

Produksi singkong Indonesia pada 2010 mencapai 22-juta ton dari lahan 1,6-juta ha. Dari perkebunan singkong Manihot esculenta terdapat 2 - 3 ton daun segar per ha. Artinya potensi daun singkong di Indonesia mencapai 3.200.000 - 4.800.000 ton daun segar per tahun. Itulah sebabnya peluang daun singkong sebagai bahan tempe sangat besar.

Pengolahan ampas daun singkong menjadi tempe sebetulnya merupakan hasil samping ekstraksi senyawa bioflavonoid bernama rutin. Rutin suatu senyawa glikosida yang mengandung aglikon kuersetin dan gula rutinosa. Senyawa itu disebut juga vitamin P yang berfungsi untuk menjaga permeabilitas pembuluh darah.

Rutin juga merupakan bahan industri obat, zat pengatur tumbuh, dan kosmetik. Untuk memperoleh senyawa itu dengan cara mengendapkan air perasan daun singkong, Prosesnya relatif mudah, semudah membuat tempe daun singkong yang bergizi dan lezat itu. Tempe daun singkong terdaftar di Ditjen HKI pada 2007 dengan nomor paten P00200700553.

(Prof Dr Amri Bakhtiar guru besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas)

SUMBER : kaskus.co.id

Thursday, July 19, 2012

VERTICAL GARDEN: Reconciling City With Nature

Nature is fantastic!!!

Kemampuan tumbuh dan hidup pada tanaman sungguh menginspirasi seorang Patrick Blanc untuk menciptakan kreasi yang kreatif dengan berusaha menemukan sebuah system pertumbuhan dan menata taman pada dinding yang vertikal, selama ini kita mengenal taman yang tumbuh pada bidang yang datar seperti Taman Rumah,Taman Kota dan Roof Garden dan juga tanaman yang merambat pada dinding atau biasa terlihat pada sebuah pergola.

Taman Vertikal atau Vertical Garden dan kadang disebut Vertical Landscape merupakan hasil kreasi inovatif untuk menumbuhkan tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media pertumbuhan, dengan keberhasilan menemukan sistem pertumbuhan tersebut menyebabkan berkurangnya beban yang harus ditopang pada sebuah dinding sehingga memudahkan dalam penataan disain taman vertikal dalam skala dinding yang luas serta jalan keluar bagi pembuatan taman pada lokasi yang terbatas ketersedian lahannya.Artikel dapat dibaca di Inhabitat atau di TreeHugger

Sebenarnya Taman vertical bukanlah hal yang baru jika kita sering berjalan-jalan dan memasuki suatu wilayah yang alami di Indonesia,banyak terlihat ekpose Taman vertikal pada ngarai-ngarai atau pada dinding alam sebuah pengunungan.

Dari segi lingkungan taman vertikal ini merupakan sistim yang hidup untuk mengurangi kadar polusi pada sebuah ruangan atau sebuah wilayah dan dengan adanya keberadaan taman vertical pada satu area dapat menciptakan iklim mikro yang lebih menyejukan . hal ini dapat dilihat dari bagan berikut ini.




Tentu saja keindahan sebuah taman vertical kembali tergantung kepada imajinasi dan kreativitas para arsitek lansekap, pengetahuan tentang jenis tanaman dan pertumbuhannya sangat dibutuhkan dalam mendisain sebuah dinding yang kosong.
Dan kreasi taman vertical ini dapat dilakukan pada ruang luar (exterior) maupun ruang dalam (interior)
Beberapa image dibawah ini dapat memberikan gambaran tersebut :
Tampak aplikasi Taman Vertikal pada Facade sebuah bangunan diruang luar dan interior sebuah bangunan

Pada skala perkotaan Taman vertikal dapat meningkatkan kualitas dari sebuah ruang dengan fungsi-fungsi tertentu dan membuat dinding masif yang penuh dengan konstruksi beton menjadi lebih hijau dan membuat mata menjadi sejuk.

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1433 H



Haloo teman-teman yang setia mengunjungi blog kami, sebentar lagi bulan ramadhan hampir tiba niiih alangkah baiknya kami pengurus Kelompok Studi Ilmiah (KSI) mengucapkan

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

bagi yang menjalankan ibadah umat islam ini
tentu ini adalah hari yang penting bagi kita
dan atas dasar kami sebagai penulis ini juga tidak hanya ingin mengucap itu saja
kami meminta maaf sebesar besarnya atas kekhilafan dan kesalahan yang sengaja maupun tidak sengaja, semoga dengan kita saling memaafkan puasa kita jadi lebih sempurna dan semua amalan ibadah kita diterima-Nya.

Dan Kami tidak lupa untuk menyambut Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian UNS, Semoga kalian suka dan bersenang senang di Fakultas kami ini,, Semangat yaa adik adik,,
Kami selaku pengurus KSI menyambut baik untuk adik adik yang ingin menjadi anggota keluarga besar KSI ini.


CHAYOOOO~





By : PENGURUS KELOMPOK STUDI ILMIAH FAPERTA UNS


Tuesday, July 17, 2012

Jenis-jenis Bunga Sakura

Bunga Sakura adalah bunga yang paling banyak dijumpai di Jepang sekaligus menjadi bunga nasionalnya. Asal-usul kata “sakura” adalah kata “saku” (bahasa Jepang untuk “mekar”) ditambah akhiran yang menyatakan bentuk jamak “ra”. Dalam bahasa Inggris, bunga sakura disebut cherry blossoms.

Warna bunga tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih dengan sedikit warna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala.


Bunga digolongkan menjadi 3 jenis berdasarkan susunan daun mahkota:
  1. bunga tunggal dengan daun mahkota selapis
  2. bunga ganda dengan daun mahkota berlapis
  3. bunga semi ganda

Pohon sakura berbunga setahun sekali. Jenis bunganya beragam hingga 300 macam,beberapa misalnya:


1. YAMA ZAKURA
Ini adalah bunga sakura orisinil (asli), sebelum dilakukan berbagai hasil persilangan yang jenisnya sekarang mencapai 300 varities.



2. OSHIMA SAKURA
Walau terkesan sama2 berwarna putih seperti Yamazakura, namun bila dilihat dengan seksama banyak sekali perbedaannya.






3. SURUGA DAI NIOI ZAKURA



4. SOMEI YOSHINO



5. KOTO HIRA ZAKURA



6. ICHI HARA TORA NO'O



7. AMERIKA SAKURA



8. MIKURUMA GAISHI



9. EDO SAKURA



10. ICHIO SAKURA



11. CHOSYU HIZAKURA



12. MATSUMAE HAYAZAKI SAKURA



13. BAIGOZI JUZU KAKE SAKURA



14. KANZAN ZAKURA



15. FUGENZO SAKURA



16. KENROKUEN KIKU ZAKURA



17. SHOGETSU SAKURA



18. GYOIKO



19. KANHI ZAKURA
Pohon-pohon Sakura waktu mekarnya berbeda-beda di tiap wilayah. Di pulau Honshu, kuncup bunga sakura jenis someiyoshino mulai terlihat di akhir musim dingin dan bunganya mekar di akhir bulan Maret sampai awal bulan April di saat cuaca mulai hangat.
Sakura jenis someiyoshino mekar mulai dari Okinawa di bulan Februari, dilanjutkan di pulau Honshu bagian sebelah barat, sampai di Tokyo, Osaka, Kyoto pada sekitar akhir Maret sampai awal April, lalu bergerak sedikit demi sedikit ke utara, dan berakhir di Hokkaido di saat liburan Golden Week.

Setiap tahunnya pengamat sakura mengeluarkan peta pergerakan mekarnya bunga sakura someiyoshino dari barat ke timur lalu utara yang disebut sakurazensen. Dengan menggunakan peta sakurazensen dapat diketahui lokasi bunga sakura yang sedang mekar pada saat tertentu.



Sakura Dalam Kuliner
  • Daun dan bunga sakura yang sudah direndam di dalam air garam (shiozuke) dimanfaatkan untuk bahan makanan karena wanginya yang harum.
  • Sakura mochi adalah kue moci yang dibungkus daun sakura. Ada juga es krim dan kue kering rasa bunga sakura.
  • Teh bunga sakura umumnya diminum pada kesempatan istimewa seperti pesta pernikahan.

Sunday, July 15, 2012

Varietas Baru Anggrek Spathoglottis yang Menawan

Spathoglottis merupakan satu dari puluhan jenis anggrek tanah. Di Indonesia Spathoglottis dapat tumbuh subur dan rajin berbunga, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Namun spesies berbunga kuning hanya tumbuh baikdi dataran tinggi. Spathoglottis biasanya ditanam di pinggir taman atau mengelompok di sekeliling tanaman perdu. Di dalam pot, anggrek ini pun rajin berbunga. Anggrek Spathoglottis yang sudah dikenal lama di Indonesia adalah S. plicata yang berbunga ungu. Tanaman yang berbunga putih pun banyak dijumpai namun jarang digunakan sebagai tanaman taman. Ukuran bunga Spathoglottis bervariasi, dari yang kecil dan sempit sampai besar dan lebar dengan panjang tangkai bunga yang beragam pula. Akhir-akhir ini banyak dihasilkan silangan baru antara spesies dataran tinggi dengan spesies dataran rendah untuk memenuhi permintaan konsumen. Balai Penelitian Tanaman Hias telah menghasilkan spesies baru Spathoglottis yang lebih menawan dibandingkan dengan S. plicata, terutama warna petal bunganya. Varietas-varietas baru tersebut adalah Bintang IOPRI, Bintang Segunung, dan Bintang Cipanas.


Persyaratan Tumbuh
Spathoglottis tumbuh sempurna bila kebutuhan hidupnya tercukupi, seperti cahaya, air, udara, suhu, dan unsur hara. Spathoglottis tumbuh baik di bawah naungan maupun tanpa naungan, bergantung spesiesnya.Tanaman muda atau bibit memerlukan cahaya lebih sedikit daripada tanaman dewasa. Tanaman yang kekurangan cahaya akan malas berbunga. Jumlah cahaya yang tepat ditandai dengan daun berwarna hijau muda, permukaan daun mengkilap, tanaman tumbuh segar dan rajin berbunga. Air berperan sebagai pelarut, pengolah, dan pengangkut unsur hara dari akar ke seluruh bagian tanaman. Kelembapan udara yang baik untuk anggrek adalah 50-70% bergantung jenisnya. Pada kelem- bapan yang cukup, tanaman dapat mempertahankan kandungan air dalam batang dan daun. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman membusuk. Sirkulasi udara yang baik diperlukan untuk mengurangi terik matahari serta mencegah kemungkinan adanya jamur dalam kondisi udara lembap dan diam. Sebagai tanaman tropis, anggrek memerlukan suhu harian 27 oC-30 oC dan suhu malam21 oC.

Media Tumbuh dan Penanaman
Anggrek tanah memerlukan media yang berfungsi sebagai sumber ma- kanan. Sumber nutrisi dapat berupa pupuk anorganik. Namun media yang kaya akan bahan organik sangat sesuai sebagai tempat hidup dan sumber hara anggrek tanah, sehingga pemakaian humus, kompos, dan pupuk kandang sangat diperlukan. Media yang diinginkan Spathoglottis adalah yang berdrainase baik. Oleh karena itu, bila menggunakan media tanah harus dicampur dengan bahanbahan yang mudah meloloskan air. Media dapat berupa campuran tanah, sekam bakar, serasah daun bambu/andam, dan pasir. Untuk media tanpa tanah dapat digunakan campuran serasah daun bambu, sekam bakar/pasir, dan pupuk kandang. Spathoglottis ditanam dengan pseudobulb bagian atas tidak terbenam agar tidak busuk.

Penyiraman
Untuk tanaman golongan terrestrial seperti Spathoglottis, pengairan perlu dilakukan dengan hati-hati khususnya untuk tanaman yang sedang berada dalam masa istirahat. Cara yang aman adalah dengan memberikan kondisi basah namun bukan basah kuyup pada masa pertumbuhan, dan pemberian air minimal pada masa istirahat untuk mencegah kekeringan.

Pemupukan
Spathoglottis memiliki perakaran yang cepat berkembang, sehingga bila ditanam dalam pot, sebaiknya menggunakan pot yang dalam. Pertumbuhan yang cepat memerlukan hara yang lebih banyak. Media yang mengandung pupuk kandang atau kompos sudah cukup sebagai sumber hara, namun untuk memperoleh hasil yang maksimal, perlu dilakukan pemupukan misalnya dengan pupuk organik cair. Pupuk dilarutkan dalam air dengan konsentrasi 2 ml/liter, dan disiramkan ke tanah setiap satu minggu sekali.

Pemeliharaan
Pemangkasan daun dilakukan secara teratur dengan memotong daun-daun yang sudah mulai coklat dan tangkai bunga yang telah mengering. Penggantian media dilakukan bersamaan dengan pemisahan anakan, terutama pada tanaman yang telah banyak membentuk anakan sehingga pot tidak mampu lagi menampung tanaman.
Pemberantasan hama dan penyakit dilakukan dengan penyemprotan pestisida sesuai kebutuhan. Hama yang sering menyerang Spathoglottis adalah Pseudococcus longispinus. Serangan hebat dapat menyebabkan tanaman mati karena hama tersebut mengisap cairan dalam daun. Selain itu daun menjadi berwarna hitam seperti embun jelaga. Penyakit yang sering dijumpai adalah busuk Sclerotium sp. yang menyerang akar, umbi semu, dan pangkal daun. Serangan terjadi bila media tanaman terlalu basah. Serangan organisme lain seperti jamur dapat terjadi sehingga tanaman menjadi busuk.

Perbanyakan Tanaman
Perbanyakan tanaman dilakukan dengan biji atau memisahkan anakan/pseudobulb. Tanaman yang berasal dari biji akan berbunga pertama 1-2 tahun sejak pembuahan. Waktu keluar bunga pun bervariasi. Ada yang berbunga sebelum membentuk anakan, dan ada pula yang berbunga setelah anakan keluar. Biasanya anakan mulai dipisahkan setelah tanaman berumur 1,5 tahun. Untuk tanaman yang diperbanyak melalui pemisahan anakan, pembentukan anakan baru terjadi 4 bulan setelah tanam, kemudian dapat dipisahkan lagi setelah 6 bulan, sehingga dalam satu tahun dapat dilakukan pemisahan anakan dua kali.
Pada umumnya pseudobulb utama akan dikelilingi oleh anakan. Pseudobulb utama akan membantu mendorong keluarnya akar baru pada tunas anakan. Dari setiap satu pseudobulb biasanya akan muncul 1-2 bunga. Untuk perbanyakan tanaman sebaiknya bunga yang keluar dipotong untuk mengalihkan sumber makanan dari untuk pembentukan bunga ke pembentukan anakan yang lebih banyak.

Cara Memisahkan Anakan
Tanaman yang akan dipisahkan anaknya dipilih yang memiliki anakan banyak. Tanaman dikeluarkan dari pot dan dibelah dengan menggunakan gunting tanaman di antara pseudobulb. Sebaiknya dalam setiap rumpun terdiri atas tiga pseudobulb. Akar yang sudah mati dipotong dengan gunting. Untuk menghindari serangan jamur, akar tanaman dicelupkan ke dalam larutan yang mengandung fungisida 0,2%.

Cara Menyiapkan Media Tanaman
Media tanaman yang tersedia dicampur dengan perbandingan sebagai berikut:
- campuran tanah : humus daun bambu : pasir : pupuk kandang
= 2:1:1:1.
- campuran humus daun bambu : arang sekam : pupuk kandang
= 3:1:1.
Pot yang digunakan disesuaikan dengan ukuran tanaman. Untuk tanaman kecil dapat digunakan pot/ polibeg berdiameter 15-20 cm, dan untuk tanaman besar yang berukuran 30 cm. Bagian bawah pot dilapisi dengan pecahan genting/batu bata agar air tidak menggenang.

Cara Tanam
Bibit ditanam dengan posisi tegak agar anakan baru keluar dengan teratur. Dapat pula digunakan ajir bila akar belum kuat. Penanaman jangan terlalu dalam agar pseudo- bulb tidak busuk. Selanjutnya tanaman diletakkan di tempat yang teduh. Perbanyakan melalui biji perlu dihindari karena dapat menurunkan kualitas tanaman. Di alam biji-biji Spathoglottis dapat tumbuh tanpa bantuan suplai makanan karena bersimbiose dengan mikorhiza. Namun dalam kondisi dibudidaya- kan, hal tersebut sulit dicapai sehingga perlu media khusus. Media yang cocok untuk penebaran biji Spathoglottis adalah media Vacin & Went.



Friday, July 13, 2012

Cara Budidaya Tanaman Hias Sansevieria


Sebagai tanaman hias sansevieria sangat mudah dirawat, tidak membutuhkan banyak lahan, dan dapat berfungsi sebagai penyerap polutan. Ketiganya adalah sifat utama sansevieria yang memenuhi kriteria terhadap tuntutan masyarakat yang semakin sibuk, tak punya lahan yang luas, serta sarat dengan polusi.

Alasan kenapa tanaman ini mempunyai banyak ragam adalah karena perbanyakan yang dilakukan pada tanaman ini tidak selalu menghasilkan jenis yang sama dengan induknya. Kecantikan sansevieria ditunjukkan dari ragam jenis, bentuk, ukuran, dan warna daun. Ragam jenis yang ada di alam tidak hanya diperoleh dari persilangan tanaman tetapi juga karena mutasi. Tanaman ini mudah mengalami mutasi, bahkan saat dilakukan pengembangbiakan melalui stek daun, yang seharusnya anakan akan seperti induknya namun pada sansevieria akan sering terjadi mutasi sehingga anaknya berbeda dengan induknya. Selain itu keistimewaanya adalah ada berbagai ukuran daun baik yang besar, kecil, bentuk memanjang atau pendek, melebar atau membulat juga corak warna yang juga beragam.

Daya tarik lainnya adalah mampu tumbuh di naungan yang sangat minim cahaya dan pada tempat yang mendapat cahaya penuh. Tetap tumbuh pada kondisi kering sehingga jika beberapa hari tidak disiram pun tanaman ini masih mampu tumbuh. Pembudadayaanya pun sangat sederhana dan mudah.

7 (tujuh) syarat yang harus dimiliki tanaman agar menjadi tren dan diterima masyarakat yaitu cantik, variasi bentuk beragam, variasi warna tinggi, perawatan mudah, tingkat perbanyakan sedang, pertumbuhan lambat, serta bersifat anti polutan dan anti radiasi sejalan dengan penelitian NASA yang menyebutkan sansevieria mampu menyerap 107 polutan udara. Jadi semua sayarat untuk jadi tren terpenuhi oleh sansevieria. Tanaman ini mempunyai jalur metabolisme CAM (Crasulaceaen Acid Metabolism), dimana di malam hari penyerapan oksigen sedikit sehingga tidak mengganggu proses pernafasan manusia.

Bertambahnya variasi penampilan dan karakter sansevieria juga banyak dipengaruhi karena adanya mutasi dari spesies yang sama sehingga menampilkan bentuk, ukuran, dan warna daun yang berbeda. Mutasi dapat terjadi akibat perbanyakan melalui stek daun dan karena adanya pengaruh dari factor lingkungan seperti tingkat kesuburan tanah, suhu, dan pengaruh cahaya. Sinar matahari memiliki spectrum yang beragam berdasarkan panjang gelombang elektromagnetik, salah satunya adalah sinar X dan gamma yang bergelombang pendek. Keduanya merupakan radiasi pengion yang dapat melepas energi (ionisasi) ketika melewati atau menembus materi. Proses ionisasi itu terjadi dalam jaringan tanaman sehingga menyebabkan perubahan sel, genom, kromosom, dan DNA atau gen. Perubahan ini disebut mutasi, hanya saja intensitas sinar X dan gamma dalam sinar matahari sangat rendah sehingga mutasi di alam sangat lamban. Mutasi juga dapat terjadi dengan menginduksi mutagen yang berasal dari bahan-bahan kimia yang ditransfer ke molekul lain yang memiliki kepadatan electron yang cukup tinggi sehingga struktur DNA pada tanaman berubah. Meski demikian adakalanya tanaman mutasi kembali normal apabila dikembangbiakan secara generatif. Walaupun mengalami mutasi, tanaman mutan tetap menyimpan gen normal. Pada generasi tertentu gen normal itu berpeluang muncul kembali. Mutasi akan bertahan bila bagian tanaman yang mengalami mutasi diisolasi dan diperbanyak dengan kultur jaringan.

Kesamaan sosok sansevieria pada jenis-jenis tertentu mudah mengecoh. Perbedaan fisik meskipun hanya sedikit kadang jadi alasan untuk menaikkan harga dengan memberi nama baru. Penamaan yang tidak mengacu pada sumber yang benar akan membuat tanaman ini mempunyai dua nama. Kerancuan ini dapat terjadi karena tanaman kurang cocok dengan lingkungan yang baru sehingga penampilannya berubah. Sansevieria mudah berubah bentuk, penampilan baru ini kerap stabil sehingga nama barunya menjadi paten.Sansevieria trifasciata yang merupakan spesies, paling banyak menghasilkan varian-varian baru karena adanya penyimpangan, menghasilkan kurang lebih 60 varian. Sementara yang termasuk kedalam sansevieria species ada lebih dari 140 jenis.

SYARAT TUMBUH
Sansevieria memerlukan media dan udara yang tidak lembab, suhu optimal siang hari 24-29?C dan malam hari 18-21?C, serta tumbuh ideal dengan pencahayaan penuh meski tetap tumbuh jika cahaya kurang.

MEDIA
Pemilihan media dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal yaitu ketinggian tempat, ketersediaan bahan, dan iklim. Syarat utama media untuk sansevieria adalah porous. Adapun alternative pilihan adalah sebagai berikut:
  1. Pasir malang : tanah : pupuk organic : bahan organik (arang sekam, cocopeat atau cacahan pakis) 2 :1 : 1 : 1
  2. Pasir malang : sekam bakar 2 : 1
  3. Sekam bakar : pasir malang : pupuk kandang 1 : 1 : 1 atau 1 : 2 : 1
  4. Sekam bakar : pasir malang : pakis 2 : 1 : 1

PEMUPUKAN
Pemupukan yang paling tepat adalah menggunakan pupuk majemuk yang bersifat slow release. Pupuk ini berbentuk butiran dengan cara pemberian ditebar di permukaan media. Karena sansevieria merupakan tanamana hias daun maka kandungan N yang tinggi sangat diperlukan. Pemberian pupuk adalah 2-3 bulan sekali. Dapat ditambahkan pula pupuk daun atau pupuk cair lengkap yang merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsure makro dan mikro yang diaplikasikan melalui daun 2-4 minggu sekali.

PENYIRAMAN
Frekuensi penyiraman disesuaikan dengan kelembaban media. Pada musim kemarau cukup 2-3 hari sekali.

HAMA PENYAKIT
Hama yang sering menyerang adalah ulat, siput telanjang, dan trips. Penyakit yang sering menyerang antara lain jamur Aspergillus niger yang menyebabkan busuk rimpang, bakteri Erwinia carotovora yang menyebabkan busuk basah, jamur Fusarium moniliforme yang menyebabkan busuk daun, jamur Sclerotium rolfsii yang menyebabkan bercak kering, dan nematoda Meloidogyne spp yang menyerang perakaran sansevieria. Pengendalian yang dilakukan dapat secara preventif, kuratif ataupun kimiawi tergantung seberapa berat serangan yang terjadi.

PERAWATAN SANSEVIERIA VARIEGATA
Sansevieria variegata lebih lemah dibanding yng normal karena jumlah kloroplas tanaman variegata lebih sedikit, sehingga penyerapan cahaya matahari tidak optimal. Bila persentase variegata cenderung mendominasi maka kebutuhan cahaya ikut berkurang, bila berlebih maka bagian variegata akan terbakar, maka mutlak diperlukan jaring peneduh misal shading net 50-60%. Tanaman sebaiknya ditanam pada media 100% pasir dan diberikan pupuk seimbang yang bersifat slow release yang dicampur kedalam media.

PEMASUNGAN SANSEVIERIA
Untuk sansevieria yang berdaun tebal dan panjang, arah pertumbuhannya sering tidak beraturan, maka diperlukan modifikasi yaitu pasungan dengan teknik jepit untuk mengarahkan pertumbuhan daun dan jarak antar daun akan menjadi sama. Teknik jepit ini menggabungkan bambu yang keras dengan styrofoam yang lembut agar daun sansevieria tidak terluka. Styrofoam berada di bagian dalam yang bersentuhan langsung dengan daun sedang bambu di bagian luar sebagai penyangga. Bisa juga digunakan bahan lain.

PERBANYAKAN
Sansevieria dapat diperbanyak secara generatif dengan perkawinan bunga untuk mendapatkan hybrid baru tetapi memerlukan waktu yang lama dalam pembungaan dan pemasakan biji. Selain itu, perbanyakan dapat pula dilakukan secara vegetatif, cara ini yang sering banyak dilakukan. Diantaranya adalah dengan pisah anakan, stek daun, potong pucuk, cacah daun, cabut pucuk, stek rimpang, dan kultur jaringan.
  1. Pisah anakan merupakan cara konvensional. Anakan dipisah setelah 2-4 bulan. Pada bagian yang terpotong diolesi fungisida dan zat perangsang akar, setelah ditanam disimpan di tempat teduh.
  2. Stek daun dapat dilakukan pada daun yang tua. Stek daun mampu menghasilkan anakan yang berbeda dengan induknya. Pada jenis sansevieria yang memiliki kombinasi warna kuning dan hijau, perbanyakan stek daun umumnya menghasilkan anakan berdaun hijau. Daun dipotong 5-10 cm yang dicelupkan kedalam zat perangsang akar, ditanam 1-1,5 cm disiram dan ditempatkan di tempat teduh. Tunas anakan muncul setelah berumur 3-4 bulan.
  3. Potong pucuk untuk sansevieria berdaun pendek dengan daun minimal 12 daun, dengan memotong pucuk minimal 3-4 daun dan dijaga agar daun satu dengan lainnya tetap melekat, dioles fungisida dan zat perangsang akar kemudian ditanam, disimpan ditempat yang teduh. Selang 1 bulan akan keluar 2-3 anakan.
  4. Cacah daun dilakukan dengan cara memotong-motong daun sansevieria dalam ukuran kecil yaitu 5 cm dan jumlah yang banyak. Bagian daun mulai dari ujung sampai ke pangkal digunakan untuk perbanyakan. Setelah 4-5 bulan atau memiliki 3 daun maka anakan siap dipisah.
  5. Teknik cabut pucuk cocok untuk sansevieria berdaun renggang. Caranya dengan mencabut daun termuda dengan menggunakan tangan, 1 bulan akan keluar 1-3 anakan.
  6. Stek rimpang dilakukan dengan memotong-motong rimpang yang tua, setiap potongan harus memiliki satu mata tunas, diolesi fungisida dan zat perangsang akar kemudian ditanam.
  7. Metode kultur jaringan digunakan untuk melestarikan jenis sansevieria yang langka dan memiliki tingkat pertumbuhan yang lambat. Eksplan yang biasa digunakan adalah tunas pucuk, tunas lateral pada bonggol atau pucuk rimpang.

REPOTTING
Repotting dilakukan dengan hati-hati agar tanaman tidak stress, goncangan dihindari seminimal mungkin, apabila ada bagian tanaman yang patah diolesi fungisida, akar yang membusuk dipotong, apabila tanaman yang dipindah telah mempunyai anakan maka anakan harus telah mempunyai 5-6 helai daun untuk mengurangi resiko kematian kemudian disiram, penyiraman selanjutnya dilakukan 3 hari kemudian.

Wednesday, July 11, 2012

Pemda Diminta Buat Perda Lindungi Lahan Pertanian

TEGAL - Menteri pertanian Suswono meminta agar pemerintah daerah keluarkan peraturan khusus tentang perlindungan lahan pertanian di daerah masing-masing. Himbauan menteri pertanian ini terkait dengan turunnya hasil produksi pangan akibat menyempitnya lahan.
“Ini untuk perlindungan sekaligus penguatan produksi pangan,” ujar Suswono, saat kunjungan kerja di Ulang Tahun Kabupaten Tegal, Sabtu 12 Mei 2012 malam.

Menurut Mentan, alih fungsi lahan pertanian produktif untuk kepentingan industri dan perumahan yang terjadi pada akhir-akhir ini mencapai 100 ribu hektare per tahun. “Kondisi ini menyebabkan turunnya produktivitas pangan di luar pengaruh perubahan iklim,” kata Suswono.

Keberadaan Perda khusus sekaligus merealisasikan kebijakan pemerintah pusat yang sebelumnya telah mengeluarkan undang nomor undang-undang nomor 41 tahun 2009 dan peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2012. Aturan yang berisi tentang insentif perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.

Suswono melanjutkan peraturan daerah tentang perlindungan lahan pertanian juga dapat mengatur tentang pemanfaatan sejumlah lahan produktif lain seperti rawa-rawa. Lahan yang bisa digunakan untuk memproduksi padi.

Berdasarkan catatan pemerintah, produksi padi secara nasional tahun 2011 lalu hanya 65 juta ton atau turun dari tahun 2010. “Sedangkan target pada tahun 2012 ini diharapkan naik hingga 68 juta ton atau naik hingga lebih 3 persen,” katanya.

Langkah lain yang dilakukan untuk mempertahankan hasil produksi pangan dengan cara kreativitas produksi tanaman melalui bibit unggul dan pengurangan resiko hama tanaman.

Pada acara Ulang Tahun Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mentan melakukan moci bareng dengan rakyat Tegal. Acara ini memecahkan rekor peminum teh terbanyak. Acara yang dicatat Museum Rekor Indonesia (MURI) ini digelar di halaman pendopo Kabupaten Tegal.

Panitia menyediakan poci, gula batu, serta sendok untuk menyeduh, yang dijejerkan rapi di halaman pendopo. Jumlah peminum teh poci tercatat sampai 6.000 orang. Seperti diketahui, selama ini Kabupaten Tegal merupakan sentra pabrik teh. Sedangkan martabak juga awalnya dibuat oleh orang Kabupaten Tegal, yang sentranya di Kecamatan Lebaksiu.

Selain Menteri Pertanian Suswono, hadir pula dalam acara tersebut sejumlah tokoh asal kabupaten Tegal seperti dalang edan Ki Enthus Susmono, dalang wayang suket Ki Slamet Gendono. "Kita patut bersyukur tidak sedikit orang asal Kabupaten Tegal yang reputasinya dikenal secara nasional," ujar Suswono.

Menteri Pertanian, Suswono pada kesempatan tersebut juga menyerahkan penghargaan kepada pencipta tari endel, Suwitri. Tari endel salahsatu tari khas Tegal tersebut mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Tegal yang diserahkan oleh Menteri Pertanian, Suswono. Beliau juga melakukan pengundian dor prize dan menyerahkan langsung hadiahnya kepada pemenang berupa satu unit motor.

Monday, July 9, 2012

Sistem Pengairan Subak, Resmi menjadi Warisan Dunia (UNESCO, 29 Juni 2012)

UNESCO : SISTEM PENGAIRAN 'SUBAK' RESMI JADI WARISAN BUDAYA DUNIA
Kepala Divisi Penerangan KBRI Moskow, M.Aji Surya, Jumat (29/6/2012) pada sidang yang digelar pukul 17.30 waktu setempat (Moskow) menyampaikan bahwa Subak atau sistem pengairan sawah masyarakat Bali akhirnya resmi ditetapkan sebagai warisan dunia untuk cultural landscape. Penetapan subak ini dilakukan dalam sidang Badan PBB United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di St Petersburg, Rusia. Menurutnya landscape ini telah diperjuangkan selama 12 tahun dan telah tertunda beberapa kali pengesahannya. Kali ini tidak nampak yang menentang usulan subak menjadi warisan dunia.

Sementara itu, Wakil menteri pendidikan dan kebudayaan Wiendu Nurhayati yang hadir dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada semua negara yang mendukung. "Ini adalah momen yang historis," kata Windu.

Dalam wikipedia bebas disebutkan apa dan bagaimana SUBAK itu. Subak adalah organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah yang digunakan dalam cocok tanam padi di Bali, Indonesia. Subak ini biasanya memiliki pura yang dinamakan Pura Uluncarik, atau Pura Bedugul, yang khusus dibangun oleh para petani dan diperuntukkan bagi dewi kemakmuran dan kesuburan dewi Sri. Sistem pengairan ini diatur oleh seorang pemuka adat yang juga adalah seorang petani di Bali.

Sistem Pengairan Subak, kebutuhan seluruh petani lebih diutamakan. Metode yang baru pada revolusi hijau pada awalnya menghasilkan hasil yang melimpah dengan tehnik penanaman yang bombastis-menerapkan penggunaan pupuk berlebihan dan melupakan pemanfaatan Pupuk Organik dan cara tanam yang serabutan/tidak serempak dan seragam, tetapi kemudian diikuti dengan kendala-kendala seperti kekurangan air, hama dan polusi akibat pestisida baik di tanah maupun di air. Akhirnya ditemukan bahwa sistem pengairan sawah secara tradisional sangatlah efektif untuk menanggulangi kendala ini.

Subak telah dipelajari oleh Clifford Geertz, sedangkan J. Stephen Lansing telah menarik perhatian umum tentang pentingnya sistem irigasi tradisional. Ia mempelajari pura-pura di Bali, terutama yang diperuntukkan bagi pertanian, yang biasa dilupakan oleh orang asing. Pada tahun 1987 Lansing bekerja sama dengan petani-petani Bali untuk mengembangkan model komputer sistem irigasi Subak. Dengan itu ia membuktikan keefektifan Subak serta pentingnya sistem ini.

Pada tahun 2012 ini UNESCO, mengakui Subak (Bali Cultur Landscape), sebagai Situs Warisan Dunia, pada sidang pertama yang berlangsung di Saint Petersburg, Rusia.


Sumber Referensi :

J. Stephen Lansing, Priests and Programmers: Technology of Power in the Engineered Landscape of Bali Princeton University Press.
"Balinese Water Temples Withstand Tests of Time and Technology" - National Science Foundation
Simulation Modeling of Balinese Irrigation (extract) by J. Stephen Lansing (1996)
"The Impact of the Green Revolution and Capitalized Farming on the Balinese Water Temple System" by Jonathan Sepe (2000). Literature review.


Dua Siswa SD Ciptakan Alat Pengering Kaki, Sangat Berguna untuk Masjid

Gresik Kecil-kecil cabe rawit, masih SD tapi sudah menelorkan inovasi. Berawal dari kotor dan beceknya lantai masjid sekolah oleh sisa air wudhu (bersuci), dua siswa SD Muhammadiyah Manyar, Gresik, Jawa Timur, mempunyai ide unik. Mereka menciptakan alat yang berguna untuk mengeringkan kaki. Kaki bersih dan kering, lantai masjid pun bebas dari becek dan kotor.

Dua siswa berbakat itu adalah Balqis Nabilah Yeni Kusumawati dan Muhammad Rafly Rahardian. Alat yang mereka ciptakan mereka beri nama Faster Drying Feet (pengering kaki cepat). Uniknya, alat sederhana ini sebagian besar dibuat dari barang-barang yang sudah tak digunakan lagi.

"Kalau habis wudhu kan air di kaki suka terciprat di mana-mana mulai dari jalan ke masjid hingga ke dalam masjid itu sendiri," kata Balqis kepada detikcom di SD Muhammadiyah Manyar, Jalan Amuntai,
Jumat (6/7/2012).

Siswa kelas 6 ini menjelaskan, Faster Drying Feet dibuat dengan memanfaatkan casing CPU bekas plus power supply-nya, blower, elemen pemanas dan kaleng rokok. Praktis hanya blower saja yang beli, lainnya mengambil dari gudang. Blower yang berjumlah dua itu mengapit elemen pemanas yang diletakkan di bekas kotak power supply.

Dengan elemen pemanas, udara yang keluar dari blower berasa panas sehingga air mudah cepat menguap. Sementara kaleng bekas rokok dihubungkan ke blower yang berfungsi untuk menebarkan aroma wangi. Diletakkan di bawah, alat itu siap mengeringkan kaki-kaki yang basah oleh air wudhu.

"Kaleng itu kami isi dengan pewangi. Itu pun juga pewangi bekas yang kami ambil dari bekas pewangi AC yang kebanyakan masih ada isinya," tambah siswi berusia 12 tahun ini.

Bila dihitung, alat yang mempunyai daya 200 watt tersebut hanya menghabiskan dana tak lebih dari Rp 60 ribu. Keunikan alat ciptaan dua siswa itu diganjar dengan prestasi juara kedua dalam Gresik Science Festival yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Gresik pada 22-23 Mei 2012. Alat itu telah mengalahkan puluhan alat ciptaan yang lain.

Guru pembimbing kedua siswa tersebut, Zaki Abdul Wahid, mengatakan bahwa alat itu menang karena idenya yang unik dan lucu, memanfaatkan limbah dan visi misinya yang maju ke depan. Zaki menerangkan bahwa alat pengering memang bukan barang baru. Alat tersebut telah ada di restoran untuk mengeringkan tangan sehabis cuci tangan atau di rumah-rumah dengan hair dryer sebagai contohnya. Tetapi ide untuk mengeringkan kaki belum ada, begitu pun juga alatnya.

"Karena itu alat ini termasuk baru meski teknologinya tidak baru. Alat ini sangat berguna di masjid-masjid," ujar Zaki.

Dengan keunikannya itu pihak sekolah dengan yakin mengikutkan Faster Drying Feet ke Kalbe Junior Science, sebuah ajang lomba karya sains untuk siswa tingkat SD di Indonesia. Pihak sekolah berharap alat ciptaan Balqis dan Rafly bisa berbicara banyak di ajang yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) itu.

Contoh para Mahasiswa untuk meniru atau mengembangkan ide ide seperti contoh dua siswi perempuan yang bisa menciptakan alat pengering kaki untuk di letakkan di masjid.

Sumber : detiknews



Tuesday, July 3, 2012

Susu Inovasi Yang Sehat dan Halal Untuk Pertumbuhan Anak

Susu merupakan bahan makanan yang diperlukan manusia sejak bayi sebagaimana Allah telah memfirmankannya dalam QS An Nahl ayat 66 “Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu terdapat suatu pelajaran. Dari sela-sela tubuhnya, antara kotoran dan darah, kami keluarkan untuk minumanmu, susu murni dan mudah dicerna bagi mereka yang meminumnya”. Apapun bentuknya, yang namanya susu pasti akan memberi manfaat bagi tubuh. Jelaslah susu penting untuk dikonsumsi.
Susu merupakan salah satu inovasi pangan yang menyehatkan karena kandungan nutrisinya.

Susu

Energi
Kal

Protein
g

Lemak
g

Karbo
g

Ca
mg

P
mg

Fe
mg

Vit A
Sl

Vit B1
mg

Vit C
mg

Air
g

Skim (tak berlemak)

36

3.5

0.1

5.1

123

97

0.1

0

0.04

1

90.5

Bubuk (lengkap)

509

24.6

30.0

36.2

904

694

0.6

1570

0.29

6

3.5

Bubuk asam (untuk bayi)

418

19.0

9.0

65.5

800

600

7.0

1000

1.00

30

2.5

Bubuk skim

362

35.6

1.0

52.0

1300

1030

0.6

0.04

0.35

7

3.5
Sumber: Direktorat Gizi Dep. Kes. R.I. : Daftar Komposisi Bahan Makanan 1979 dalam Buku Makanan dalam Perspektif Al Qur’an dan Ilmu Gizi
Dalam pola makan orang Indonesia, disamping menu sehari-hari yang seimbang, dianjurkan untuk minum susu satu atau dua gelas sehari untuk semua golongan usia terutama untuk golongan rentan salah satunya anak-anak. Waktu dilahirkan hingga kurang lebih dua tahun, asupan gizi utama pada anak adalah susu. Setelah lebih dari dua tahun, susu masih memiliki peran yang besar untuk masa pertumbuhan anak. Tak lain dan tak bukan karena kandungan gizi pada susulah yang membuatnya menjadi penting untuk dikonsumsi.
Masa balita adalah masa yang paling baik untuk mengoptimalkan pertumbuhan otak anak.
“Otak balita sesungguhnya membutuhkan 200 persen energi lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Jika energi yang tersimpan minim, maka daya konsentrasinya untuk mengembangkan pola pikir, kepribadian serta kreativitas akan berkurang. Karena itulah, dibutuhkan karbohidrat yang bisa memberikan energi lebih lama seperti Isomaltulosa,” buka Anne Schaafsma, PhD, Senior Scientist Nutrition and Manager Nutrion and Clinical Trial Friesland Campina (induk perusahaan Frisian Flag Indonesia).
Isomaltulosa adalah zat karbohidrat alami yang berasal dari tebu, madu, dan sumber lukosa lainnya. Isomaltulosa juga merupakan zat yang dapat diserap sekitar 26-45% lebih lambat, dengan kata lain isomaltulosa adalah zat yang mampu bertahan lebih lama dan konstan dalam penyediaan energi yang dibutuhkan tubuh dan otak dibandingkan dengan sukrosa.
“Sebagai karbohidrat unik yang diperoleh dari madu dan gula tebu, Isomaltulosa menghasilkan glukosa alami yang mempunyai respon glikemik rendah dan lebih lambat diproses dalam tubuh. Dengan begitu, Isomaltulosa pun akhirnya dapat memberikan asupan energi yang bertahan lebih lama bagi otak si Kecil,” lanjut Anne Schaafsma, PhD.
Penggunaan isomaltulosa pada bahan makanan untuk manusia telah mendapat persetujuan dari badan inspeksi kesehatan berbagai negara seperti FDA dan FSANZ sejak tahun 1985. Sejak saat itulah berbagai penelitian tentang isomaltulosa mulai dikembangkan. Fakta terbaru yang disetujui FDA membuktikan bahwa isomaltulosa tidak merusak gigi dan bisa diklaim sebagai zat pengganti sukrosa yang baik bagi kesehatan mulut.
Salah satu perusahaan yang memanfaatkan isomaltulosa pada produk pangannya adalah Frisian Flag. Produk terbaru yang dimunculkannya adalah susu Frisian Flag 123 dan 456 dengan kandungan isomaltulosa untuk asupan energi lebih lama. Inovasi susu ini akan lebih bermanfaat bagi tumbuh kembang otak anak dimana otak akan membutuhkan energi yang lebih besar dimasa perkembangannya. Seperti yang dijelaskan dalam www.ibudanbalita.com bahwa pada usia anak hingga 6 tahun, perkembangan otak anak berlangsung pesat mencapai lebih dari 90% otak orang dewasa. Pada masa ini sel-sel saraf otak balita tumbuh dan berkembang. Karenanya, selain memperhatikan faktor genetik dan stimulasi, penting pula bagi orang tua untuk memperhatikan nutrisi anak. Selanjutnya dijelaskan bahwa ada fakta yang perlu orang tua tahu. Berat otak kurang dari 10% total berat tubuh, tetapi otak membutuhkan lebih dari 40% total energi tubuh. Selain itu otak si Kecil tidak dapat menyimpan energi dan selalu aktif bekerja saat tidur. Karenanya, penting bagi otak untuk mendapat energi secara terus menerus agar dapat bekerja dengan optimal. Untuk menjawab semua kegalauan para Ibu tentang fakta-fakta tersebut, Frisian Flag memperkenalkan 123 dan 456 dengan Isomaltulosa, telah teruji klinis yang mampu memberikan asupan energi lebih lama dan memberikan pengaruh positif pada konsentrasi dan
daya ingat si Kecil.
Susu yang halal juga menjadi pertimbangan penting dalam mengonsumsinya terutama bagi umat muslim. Cara paling mudah mengenali susu yang halal sekarang ini adalah dengan melihat ada tidaknya logo MUI pada kemasan susu. Jika hanya ada tulisan halal dalam bahasa Indonesia atau Arab, itu belum dapat menjadi jaminan susu tersebut halal. Sebagai perusahaan besar, Frisian Flag juga tidak melupakan sertifikasi halal dari MUI. Susu produk Frisian Flag telah sah mendapat sertifikat halal oleh MUI. Hal ini semakin meyakinkan konsumen untuk membeli susu produk Frisian Flag, karena selain memiliki kandungan isomaltulosa, juga telah bersertifikat halal.

Ditulis oleh  Latifah Ufairoh Zahidah Zulfa |  ITP 2011