Kelompok Studi Ilmiah

Kelompok Studi Ilmiah adalah unit kegiatan mahasiswa di Fakultas Pertanian UNS yang bergerak di bidang keilmiahan.

Diskusi Ilmiah KSI 2016

Kegiatan ini merupakan program kerja Bidang PIKMA ini bertujuan untuk memberikan pandangan, mengarahkan dan memotivasi sehingga mahasiswa dapat merencanakan tujuan kuliah khususnya bagi mahasiswa baru Fakultas Pertanian. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, diskusi ilmiah ini mengusung tema “Rencanakan Tujuan Kuliahmu yang Sebenarnya Mulai dari Sekarang”

Sosialisasi PKM FP UNS 2016

Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) oleh bidang III Fakultas Pertanian UNS berkerjasama dengan KSI (Kelompok Studi Ilmiah) FP UNS bertempat di Aula Gedung B FP UNS. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk mengenalkan PKM khususnya bagi mahasiswa baru dan memberikan tips-tips dalam penulisan program kretivias mahasiswa yang baik dan benar sehingga diharapkan dapat lolos seleksi.

Pelantikan Pengurus KSI FP UNS 2016

KSI (Kelompok Studi Ilmiah) adalah salah satu organisasi kemahasiswaan yang memiliki anggota-anggota sebagai pengurus yang siap melanjutkan perjuangan serta berkemauan tinggi dalam berkontribusi bagi almamater, bangsa dan negara. Pelantikan kepengurusan KSI FP UNS 2016 periode tahun 2016-2017 dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2016 dan bertempat di aula FP UNS yang tepatnya di gedung B lantai 2.

FAST 2016 (Festival Of Agri-Science and Technology)

National Essay Competition merupakan salah satu rangkaian acara FAST 2016 (Festival Of Agri-Science and Technology) yang diselenggarakan oleh KSI (Kelompok Studi Ilmiah) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang ditujukan untuk semua mahasiswa, baik yang di Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di seluruh Indonesia.

Monday, June 25, 2012

KSI in Action : Kunjungan ke GKSI Boyolali-Jawa Tengah

Tepat hari sabtu tanggal 23 Juni 2012, Kami Kelompok Studi Ilmiah FP UNS mengadakan Kegiatan Jalan -Jalan Ilmiah yang diadakan oleh Bidang Keilmiahan Divisi Ristek. Kegiatan Jalan-Jalan Ilmiah kali ini berkunjung ke GKSI di boyolali. Apa itu GKSI? Milk Treatment Boyolali yang  kepanjangan dari Gabungan Koperasi Susu Indonesia yang bertempat di desa Winong Boyolali – Jawa Tengah. Pada kunjungan kali ini di ikuti oleh 15 anggota pengurus KSI yang setiap bidang sudah terwakili dan berangkat tepat jam 08.00 WIB dari Fakultas Pertanian UNS menuju GKSI boyolali yang memakan waktu sekitar  1 jam perjalanan. Setelah disana kami bertemu dengan manajer sekaligus Penasihat GKSI yaitu bapak Reban dan Bapak Ir. H. Widayat Daryono dan kami di sana diskusi dengan Bapak Reban dan Bapak Hidayat tentang profil GKSI dan kegiatan GKSI sendiri serta bagaimana proses pengolahan susu dari hulu sampai hilir. Tujuan KSI melakukan kunjungan ke GKSI boyolali untuk mencari ilmu tentang proses pengolahan susu yang mengaitkan beberapa jurusan di fakultas pertanian serta  memperingati hari susu nasional yang jatuh pada tanggal 1 juni 2012.

Tuesday, June 19, 2012

Seminar Hari Susu Nusantara Fakultas Pertanian UNS


      Dalam rangka memperingati Hari Susu Nusantara (HSN) tahun ke-2, Fakultas Pertanian yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan(HMJ) Fakultas Pertanian dari Jurusan Peternakan, Agroteknologi, Ilmu Tekhnologi Pangan dan Agribisnis, sebagai koordinator kegiatan adalah Sulaiman Rosyid (Peternakan 2009). Rangkaian kegiatan yang dilakukan terdiri dari Pembagian susu gratis di Car Free Day di Jl. Slamet Riyadi dan kampanye gizi di panti Asuhan Muhammadiyah Purwosari yang dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Juni 2012. Kegiatan Seminar ini merupakan kegiatan puncak  HSN yang dilaksakan pada hari Selasa, 19 Juni 2012 di Aula Fakultas Pertanian UNS dengan tema "Minum Susu Tubuh Bugar Otak Pintar" yang diisi oleh tiga pembicara yaitu:
1. Ahmad Pramono S.Pt.,MP Selaku dosen Program Studi Peternakan FP UNS
2. Dr. Wahyu Setianingsih Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
3. Joko Marjono S.Pt selaku Manajer CV. Mawar Mekar Farm

           Dalam acara tersebut Bapak Ahmad P menyampaikan bahwa kondisi persusuan di Indonesai ternyata 70% susu yang dipasarkan di Indonesia berasal dari import dan sisanya berasal dari produksi di daslam Negeri. Usaha peternakan sapi perah di Indonesia saat ini membutuhkan pembenahan yang cukup besar. Terutama dalam segi sistem manajemen produksi usaha peternakan sapi perah di Indonesia. Sistem manajemen yang dimaksud meliputi manajemen reproduksi, pakan, dan kesehatan. Dengan kondisi ternak yang sejahtera, Peternak sejahtera maka akan menghasilkan kualitas susu yang berkualitas.

          Ibu Dr. Wahyu Setianigsih menyampaikan bahwa tidak semua penduduk di Indonesia mengenal dan menyukai susu. Kandunagan nutrisi pada susu sapi sangat dibutuhkan terutama bagi balita dan masa pertumbuhann karena mengandung protein 3.4 gr/kg, lemak 3.7gr/kg, kalsium 125 miligram/kg. Manfaat mengkonsumsi susu diantaranya adalah mencegah penyakit darah tinggi, menetralisisr racun, memunculkan rasa gembira, meningkatkan kinerja otak, baik untuk kecantikan, menambah kekuatan tulang, dan melawan kanker.

         Pembicara terakhir adaalah Bapak Joko M, menyampaikan bahwa metode pemasaran usaha persusuan sangat berperan penting dalam keberhasilan usaha peternakan sapi perah. Para peternak yang hendaknya memperhatikan kualitas susu yang dihasilkan oleh ternak sapi, kriteria yang dimaksud adalah:
1. Bebas dari bakteri pathogen
2. Bebas dari toxin
3. Tidak tercemar
4. Memiliki susunan yang tidak menyimpang (air susu 1014, BJ susu>1.028 dan kadar lemak > 2.7%)
5. Rasa khas susu, manis dan segar
Macam olahan produk susu diantaranya adalah susu segar, whole milk (susu pastuirisasi), susu skim, Fortified milk (susu yang diperkaya dengan penambahan vitamin), dan susu kosentrat (susu kental). Prospek usaha peternakan, maupun usaha pengolahan susu pada saat ini masih terbuka lebar mengingat kebutuhan masyarakat akan susu segar dan produk olahan susu terus meningkat.

Peserta seminar ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa UNS, ibu-ibu warga PKK, empat mahasiswa Akademik Peternakan Karanganyar, dan Dosen Fakultas Pertanian.

Pesan penulis: Dengan diselenggarakannya serangkaian kegiatan Hari Susu Nusantara diharapkan mampu meningkatkan minat mahasiswa, dan masyarakat untuk mengkonsumsi susu maupun produk olahan susu sehingga kesejahteraan peternak sapi perah semakin tinggi. Manfaat yang lebih penting adalah mengkonsumsi susu akan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia terutama di bidang akademisi.

Penulis: Shodiq Saifullah

Thursday, June 14, 2012

Pengumuman PIMNAS 2012


Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 43/DIKTI/KEP/2012 tentang Penetapan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXV tahun 2012 telah menetapkan daftar peserta yang lolos ke PIMNAS 2012.


Adapun informasi data peserta PIMNAS 2012 dapat didownload di bawah ini:

Penguman PIMNAS

Tanaman Ajaib Untuk Lacak Bom

VIVAnews.com | Kamis, 3 Feb 2011 | Bukan cuma bunglon yang bisa berganti warna kulit. Ternyata, tanaman pun kini bisa berubah warna sesuai dengan kondisi yang menaunginya.

Adalah June Medford, seorang pakar biologi dari Colorado State University, yang berhasil melakukan rekayasa genetik terhadap tanaman arabidopsis, sehingga tanaman tersebut bisa berganti warna. 

Seperti dikutip dari situs PCWorld, tanaman hasil rekayasa Medford dan timnya, akan berubah warna dari hijau menjadi putih saat tanaman itu mendeteksi kehadiran unsur berbahaya di dekatnya, seperti obat terlarang, polutan, atau bahkan material eksplosif.

Awalnya, Medford menggunakan komputer untuk mendesain protein tanaman bernama reseptor. Kemudian, Medford memanfaatkan bakteri untuk memodifikasi reseptor tanaman tersebut.

Dengan struktur genetika yang telah dimodifikasi, maka reseptor tumbuhan bisa mendeteksi partikel-partikel bahan kimia berbahaya, polutan, bahan peledak, atau ancaman lain. Saat mendeteksi kehadiran zat-zat tersebut, tanaman akan mengirimkan sinyal, sehingga warna hijaunya berubah menjadi putih.

"Bila Anda membawa sesuatu ke bandara internasional Denver, misalnya sebuah bahan peledak, maka tanaman ini akan berubah warna menjadi putih. Ini akan memberikan keamanan bagi Anda," kata Medford, 52, kepada situs The Denver Post.


Proyek penelitian itu didukung oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) sejak 2003, dengan bantuan dana sebesar US$500 ribu atau Rp4,5 miliar. Belakangan, riset ini juga mendapat dukungan dari The Office of Naval Research, Department of Homeland Security, dan Defense Threat Reduction Agency.


"Harapan kami, tanaman ini bisa ditempatkan di lokasi umum, sehingga bisa mendeteksi bahan peledak di lokasi tempat benda berbahaya itu sedang dirakit," kata Doug Bauer, Program Manager riset eksplosif pada Homeland Security di Washington DC. 

Aplikasi lainnya, tanaman ini juga bisa digunakan oleh polisi untuk memberantas peredaran obat terlarang, atau melindungi tentara yang tengah konvoi dari bom dan ranjau. 

Kini, tanaman ini masih memerlukan waktu sekitar tiga jam untuk merespons keberadaan zat-zat berbahaya tadi dan perubahan warna. Namun, para ilmuwan yakin akan diperoleh kemajuan sehingga respons yang ditunjukkan tanaman bisa segera terlihat dalam hitungan menit. 

sumber : vivanews.com

Monday, June 11, 2012

AKSI (Aplikasi Karya KSI) - Pelatihan Pembuatan Biostarter & Kompos

Bertempat di Fakultas tercinta, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada hari Minggu, 10 Juni 2012 diadakan AKSI! Aplikasi Karya KSI dengan tutorial membuat Pelatihan Pembuatan Biostarter dan Kompos yang dihadiri oleh perwakilan UKM Keilmiahan se-UNS.
Dihadiri oleh perwakilan Kajian Ekonomi Islam (KEI) dari Fakultas Ekonomi, Studi Ilmiah Mahasiswa (SIM), Saseru Study Club (SSC) dari Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR), Lingkar Studi Pendidikan (LSP) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), KLH FMIPA. Berikut adalah dokumentasi lombanya.. :D

Tuesday, June 5, 2012

DIES NATALIS FK UNLAM - LOMBA KARYA TULIS NASIONAL 2012



TEMA: ” Peningkatan Riset Indonesia menuju Indonesia Cerdas dan Sehat 2015 melalui IPTEK”


Upaya Peningkatan Kecerdasan Bangsa dalam Bidang Kesehatan

Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat melalui Penelitian dalam bidang Kesehatan

Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional ini terdiri dari 2 kategori lomba, yaitu :

a. Karya tulis ilmiah bahasa Indonesia untuk SMA/sederajat

b. Karya tulis ilmiah bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi

SYARAT PESERTA LOMBA

1. Peserta terdaftar sebagai mahasiswa (D3/S1) ataupun pelajar SMA/sederajat yang aktif di Perguruan Tinggi ataupun Sekolah Menengah atas/sederajat, Indonesia.

2. Peserta dapat berupa perseorangan atau tim yang terdiri dari maksimal 3 orang.

3. Untuk peserta yang berupa tim dari kategori mahasiswa, anggota kelompok dapat berasal dari program studi yang berbeda dalam perguruan tinggi yang sama.

4. Setiap peserta maksimal mengirimkan satu karya tulis terbaiknya.

5. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran serta mengirimkan uang pendaftaran sebesar:

* Rp. 100.000,- /tim/individu untuk kategori pelajar SMA/sederajat

* Rp. 150.000,- /tim/individu untuk kategori mahasiswa

Pembayaran dapat dilakukan dengan cara transfer melalui rekening Bank Mega a.n Devi Indah Permata dengan nomor rekening 02-224-00-20-00819-5 dan diharapkan mengkonfirmasi panitia sebelum pembayaran

6. Karya Tulis Ilmiah bukan merupakan hasil penelitian/skripsi, dan belum pernah menjadi finalis atau memenangan kompetisi karya tulis sebelumnya di tempat yang lain.

7. Karya tulis dikirim dalam bentuk hardcopy dan softcopy.

o Hardcopy dikirim rangkap tiga (1 asli, 2 fotokopi) dengan tulisan

LKTI FSIM FK UNLAM 2012-Nama PT/SMA-Nama Ketua-Judul karya tulis.

o Softcopy dikirim melalui email fsimunlam@yahoo.co.id

format nama file sebagai berikut Nama ketua tim _ asal universitas_ judul karya tulis

Penyerahan/pengiriman hardcopy Karya Tulis peserta paling lambat diterima pada tanggal 1 September 2012 menyertakan dokumen lainnya dan bukti pembayaran, dikirimkan ke alamat panitia LKTIN 2012 Devi Indah Permata Jl. Oxygen 1 Komp Meranti Griya Oxygen Kel. Mentaos no B3 rt 05 rw 01 Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70711.

8. Karya tulis dikirim dengan menyertakan dokumen-dokumen dibawah ini:

a. Formulir pendaftaran

b. Fotokopi kartu tanda mahasiswa/ kartu tanda pelajar

c. Surat pernyataan orisinalitas

d. Foto berwarna terbaru ukuran 3×4 (1 lembar)

e. Fotokopi bukti pembayaran pendaftaran (rangkap 2)

f. Surat keterangan aktif kuliah/ sekolah dari PT/SMA peserta

9. Karya tulis dikirim dengan menggunakan amplop cokelat dengan menyertakan tulisan “LKTI FSIM FK UNLAM 2012” di ujung kanan amplop.

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

Silahkan Download pada link di bawah ini.


TATA TULIS LKTI FSIM FK Unlam 2012

A. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut:
1. Bagian Awal

a. Halaman Judul
1) Judul identik dengan huruf besar, hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda.
2) Nama penulis dan Nomor Induk/Pokok Mahasiswa atau Nomor Induk/Pokok Siswa dibuat dengan jelas.
3) Asal Perguruan Tinggi atau Sekolah Menengah Atas ditulis dengan jelas.
4) Tahun Penulisan.

b. Lembar Pengesahan
1) Lembar pengesahan memuat judul, nama penulis, dan nomor induk.
2) Lembar pengesahan ditandatangani oleh Dosen/ guru Pembimbing, dan pejabat tinggi yang berwenang di Perguruan Tinggi/ Sekolah lengkap dengan stempel Perguruan Tinggi/ sekolah.
3) Lembar pengesahan diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan.

c. Kata Pengantar dari Penulis.

d. Daftar isi dan daftar lainnya yang diperlukan seperti Daftar Gambar, Daftar Tabel, dan Daftar Lampiran.

e. Ringkasan karya tulis disusun sebanyak-banyaknya 2 (dua) halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, kesimpulan, dan rekomendasi (dapat menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Indonesia).

2. Bagian Inti

a. Pendahuluan
Bagian pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut:
1) Perumusan masalah yang mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi karya tulis dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah.
2) Mengundang pertanyaan yang akan dijawab melalui penulisan.
3) Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan.

b. Kajian Pustaka
Kajian Pustaka berisi:
1) Uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji.
2) Uraian mengenai pendapat yang berkaitan dengan masalah yang dikaji.
c. Metode Penulisan
Penulisan dilakukan mengikuti metode yang benar dengan menguraikan secara cermat cara/prosedur pengumpulan data dan atau informasi, analisis-sisematis, mengambil simpulan, serta merumuskan saran atau rekomendasi.

d. Bagian Isi atau Pembahasan
Analisis permasalahan didasarkan pada data dan atau informasi serta Telaah Pustaka untuk menghasilkan alternatif model pemecahan masalah atau gagasan yang kreatif.

e. Bagian Penutup
1) Simpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan.
2) Saran yang disampaikan berupa kemungkinan atau prediksi transfer gagasan dan adopsi ide yang diusulkan.

3. Bagian Akhir
a. Daftar Pustaka dicantumkan untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan. Penulisan Daftar Pustaka untuk buku dimulai dengan menulis nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, kota diterbitkan, nama penerbit. Penulisan Daftar Pustaka untuk jurnal dimulai dengan nama penulis, tahun, judul tulisan, nama jurnal, volume, dan nomor halaman. Penulisan daftar pustaka yang diperoleh dari internet ditulis alamat web site-nya.
b. Lampiran-lampiran (jika diperlukan).
c. Daftar Riwayat Hidup peserta minimal mencakup nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat tempat tinggal, nomor telepon, riwayat pendidikan, karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih, serta jika perlu dilampiri dengan pas foto warna terbaru ukuran 3×4 di pojok kanan atas halaman.

B. Persyaratan Penulisan
1. Naskah inti ditulis maksimal 30 halaman. apabila terdapat jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka hal tersebut dapat mengurangi penilaian (tidak termasuk cover, lembar pengesahan, ringkasan, daftar gambar, daftar isi, serta tabel dan lampiran lampiran)
2. Karya Tulis di jilid menggunakan kertas Buffalo biru
3. Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, mengutamakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan seperti tdk, tsb, yg, dgn, dll, sbb.

C. Pengetikan
1. Tata Letak
a. Karya tulis diketik 1,5 spasi pada kertas berukuran A4, (font 12, Times New Roman Style).
b. Batas pengetikan:
1) Samping kiri 4 cm.
2) Samping kanan 3 cm.
3) Batas atas dan bawah masing-masing 3 cm.

c. Jarak pengetikan, Bab, Sub-Bab, dan perinciannya:

1) Jarak pengetikan antara Bab dan sub-bab adalah 3 spasi, Sub-Bab dan kalimat dibawahnya 2 spasi.
2) Judul Bab diketik ditengah-tengah dengan huruf besar dan dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa digaris-bawahi.
3) Judul Sub-Bab ditulis mulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital).
4) Judul anak Sub-Bab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan indensi 5 (lima) kali pukulan yang diberi garis bawah. Huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital).
5) Jika masih ada Sub-Judul dalam tingkatan yang lebih rendah, ditulis seperti pada butir (3) di atas, lalu diikuti oleh kalimat berikutnya.

2. Pengetikan Kalimat
Alinea baru diketik sebaris dengan baris diatasnya dengan jarak 2 spasi. Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3 baris diketik 1 spasi menjorok kedalam semuanya dan tanpa diberi tanda petik.

3. Penomoran Halaman
a. Bagian pendahuluan yang meliputi halaman judul, kata pengantar, dan daftar isi memakai angka Romawi Kecil dan diketik sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya).

b. Bagian tubuh/pokok karya tulis sampai dengan bagian penutup memakai angka Arab dan diketik sebelah kanan bawah (1, 2, 3, dan seterusnya).

c. Nomor halaman pertama dari tiap Bab tidak ditulis tetapi tetap diperhitungkan.

PENGUMUMAN PEMENANG

10 karya terbaik LKTI Nasional FSIM FK Unlam 2012 untuk tiap kategori dan Pengumuman 10 tim yang diundang untuk mempresentasikan karyanya di Grand Final LKTI Nasional FSIM Fk Unlam tanggal 3 November 2012 dihadapan dewan juri dan akan dihubungi oleh panitia dan bisa diumumkan pada tanggal 10 September lewat blog fsimfkunlam.blogspot.com dan FB : FSIM FK UNLAM

Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah kepada pemenang akan diadakan pada tanggal 4 November 2012 setelah acara Seminar Nasional oleh FSIM FK UNLAM.

Hadiah bagi para pemenang adalah sebagai berikut

Tingkat SMA/ sederajat

a. Juara I : tropi + uang tunai + piagam penghargaan

b. Juara II : tropi + uang tunai + piagam penghargaan

c. Juara III : tropi +uang tunai + piagam penghargaan

Tingkat Universitas

a. Juara I : tropi + uang tunai + piagam penghargaan

b. Juara II : tropi + uang tunai + piagam penghargaan

c. Juara III : tropi + uang tunai + piagam penghargaan

4. Finalis LKTI tingkat nasional FSIM FK UNLAM 2012 berhak mengikuti rangkaian acara seminar nasional oleh FSIM FK UNLAM.



TATA TERTIB PESERTA FINALIS LKTI 2012

1. Peserta Finalis LKTI menggunakan pakaian rapi, jas almamater bagi mahasiswa, dan sepatu.

2. Pembagian ID dan nomor finalis akan ditentukan dengan undian pada saat hari H presentasi

3. Peserta akan tampil dan mempresentasikan karya tulisnya dihadapan 3 (tiga) Dewan Juri.

4. Tiap peserta Finalis memperoleh waktu 30 menit dengan alokasi:

a. Persiapan Presentasi maksimum 5 menit

b. Presentasi Karya Tulis maksimum 15 menit

c. Tanya-jawab dengan Dewan Juri maksimum 15 menit

5. Peserta diharapkan hadir di ruang lomba 15 menit sebelum perlombaan dimulai.

6. Jika dalam waktu 5 menit peserta yang dipanggil tidak tampil ke depan, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur.

7. Peserta diperkenankan untuk membawa alat peraga gambar dan sejenisnya yang membantu saat presentasi

8. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

JADWAL KEGIATAN LKTI 2012

1. Pendaftaran LKTIN 1 Mei 2012- 1 September 2012.

2. Penyerahan Karya Tulis terakhir 1 September 2012

3 Pengumuman finalis 10 September 2012

4. Presentasi Grand Final 3 November 2012

5. Pengumuman pemenang 4 November 2012

Untuk informasi lebih lanjut tentang LKTI ini dapat menghubungi panitia:

Fb : Karina Danisha (089691458036) dan Devi Indah Permata (081952060644) ketentuan lengkap dapat dilihat di fsimbemfkunlam.blogspot.com Dan Fb : FSIM FK UNLAM

Monday, June 4, 2012

Hari Susu Nusantara 2012


Susu masih dipandang "barang mewah" bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Akibatnya, konsumsi susu di Indonesia terendah dibandingkan negara Asia lainnya.

Berdasarkan data 2010, konsumsi susu Indonesia hanya 11,09 liter per kapita per tahun. Bandingkan dengan Malaysia dan Filipina yang mencapai 22,1 liter per kapita per tahun, Thailand 33,7 liter, Vietnam 12,1 liter, dan India yang mencapai 42,08 liter.

"Kesadaran masyarakat untuk minum susu masih sangat rendah, khususnya di pedesaan. Padahal susu memiliki kandungan gizi yang tinggi," ujar Direktur Pengolahan Hasil Pertanian Ditjen Pengolahan dan pemasaran Hasil Kementerian Pertanian, Nazaruddin, dalam jumpa pers persiapan Hari Susu Nusantara, Selasa (22/5).

Friday, June 1, 2012

Ristek-Kalbe Science Awards 2012


Ristek-Kalbe Science Awards 2012

Kontes Link: kalbescienceawards.com/RKSA
Deadline: Batas pendaftaran 30 Juni 2012
Hadiah: Total Ratusan Juta Rupiah
Peserta: Peneliti Indonesia
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi ke-17 dan Hari Ulang Tahun PT Kalbe Farma Tbk ke-46, Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia bersama PT Kalbe Farma Tbk tahun ini kembali menyelenggarakan Ristek-Kalbe Science Awards (RKSA) untuk yang ketiga kalinya sejak tahun 2008.

Pohon Baobab (Asem Buto) Pohon Raksasa

Pohon Baobab atau Asem Buto layak disebut Pohon Raksasa. Pohon bernama latin Adansonia Digitata tingginya ini mampu mencapai 47 meter dengan lingkar batang mencapai 16 meter. Dengan ukurannya yang raksasa itu African Baobab dianggap sebagai pohon terbesar kedua setelah Redwood.

Meskipun asli Afrika, pohon raksasa African Baobab ternyata tumbuh juga di Indonesia. Berdasarkan survei Trubus, di wilayah Jawa Barat terdapat puluhan pohon baobab yang telah berusia sekitar 160 tahun.